Era-Review | Sebelum mengeluarkan ponsel premiumnya yaitu HTC One M8 diam-diam HTC lebih dahulu mengeluarkan ponsel mid-end nya yaitu Desire 300, Perusahaan yang berbasis di Taiwan ini memang terkenal akan desainnya yang berkualitas nan tangguh. Seperti apa kehebatan dari Desire 300?, simak reviewnya . .
Desain
Memiliki dimensi 131,78 x 66,23 x 10,12 mm dan bobot 120 gram cukup ringan, sehingga mampu memberikan penampilan yang baik nan premium.
Hardware & Software
Membawa sejumlah hardware yang cukup baik namun masih dalam kategori pas-pasan memang mengingat HTC hanya menanamkan Prosessor Qualcomm MSM8225 Snapdragon S4 Play dual-core 1Ghz ditambah dengan RAM 512MB dan didukung oleh GPU Adreno 203.
Jangan berharap lebih kita dapat memainkan game HD sekelas Asphalt 8 dan Real Football 2014, karena terbatasnya dukungan hardware yang dimiliki. Namun jangan khawatir karena ponsel ini sudah cukup untuk menemani kita sehari-hari.
Mengusung Android JellyBean 4.1.2 sangat disayangkan, mengingat Android versi L akan segera dirilis dan sudah banyak ponsel dengan Android versi Kitkat yang beredar. Sepertinya HTC harus mempertimbangkan untuk memberikan update terbaru kepada Desire 300 ini.
Hasil Benchmark :


Display
Ponsel ini masih mengusung teknologi TFT capacitive touchscreen, 16M colors yang sudah sangat ketinggalan memingat layar IPS sudah mendominasi ponsel dewasa ini, namun dengan bentang layar seluar 4,3 inch dengan kerapatan (~217 ppi pixel density) ditambah kedalaman warna 16 juta warna mampu memberikan sedikit perbaikan,
Multimedia
Datang dengan antarmuka khas HTC, yaitu HTC Sense UI 5.0 yang membuat antarmukanya menjadi lebih mudah untuk digunakan.
Kamera
HTC Desire 300 dibekali dengan kamera beresolusi 5 MP with LED Flash yang dilengkapi dengan fitur Autofocus dan HTC ZOe yang membuat hasil foto tidak begitu mengecewakan. Selain itu terdapat fitur Geo-tagging dimana anda dapat menandakan foto dengan detail lokasi anda berada.
Konektifitas
Selain itu ponsel ini menggunakan micro-sim sebagai slotnya. jadi anda harus memotong Mini Sim anda sehingga berukuran Micro Sim. Dengan dukungan Wi-fi 802.11 b/g/n membuat file yang di download semakin cepat.
Kesimpulan
Baca Juga: Review Motorola Moto E