Era-Review | Nokia sudah terkenal menjadi produsen ponsel terbesar di dunia beberapa tahun yang lalu, dan dewasa ini nama nokia mulai memudar sejak kemunculannya Android dan IOS yang bersaing ketat di industri operating sistem. Namun bukan nokia namanya jika menyerah begitu saja, beberapa waktu lalu nokia baru saja melakukan kerja sama dengan Microsoft untuk meluncurkan ponsel pintar berbasis Windows Phone. Dan lahirlah Nokia seri Lumia.
di edisi kali ini kita akan mereview kehebatan dari ponsel Nokia Lumia 720 yang masuk kategori menengah, seperti apa kehebatannya?
Desain
127.9 x 67.5 x 9 mm, 128 gram; Full touchscreen; material plastik; port
audio jack 3.5mm; volume rocker; tombol power/lock; shutter kamera;
microphone; port micro USB; slot microSD; slot MicroSIM Card
Desai seri Lumia 720 sekilas terlihat mirip dengan saudara-saudaranya di lini Lumia, namun bila kita perhatikan dengan seksama desain yang dibawa Lumia 720 sangat lah berbeda, justru kemiripannya hanya dengan seri Lumia 920. Kenapa? karena desain Lumia 720 dibagian backcovernya tidak dapat dilepas alias ExpressOn seperti seri Lumia lainnya.
Artinya, meski Lumia 720 menawarkan pilihan warna-warna menarik, namun kita tidak dapat mengganti warna cover ponsel yang sudah kita beli. Jika ingin tetap mengganti warna backcovernya, kita harus membeli ponsel Lumia 720 baru dengan warna yang berbeda. Tekor iya :D .
Disisi bodi sebelah kanan bertengger tombol volume, lock/power dan tombol kamera, bagian bawah terdapat port micro USB untuk pengisian daya sekaligus terdapat microphone, dan terakhir disisi atas terdapat Jack audio 3.5 mm bersebelahan dengan slot SIM.
Display | UI
IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors, 480 x 800 pixels, 4.3 inches
(~217 ppi pixel density), multitouch, Corning Gorilla Glass 2,
ClearBlack display
Disis desain bisa kita samakan dengan seri Lumia 820, karena ukuran dan kerapat layarnya sama persis, hanya saja yang membedakan adalah jika Lumia 820 tidak menggunakan teknologi panel IPS sedangkan Lumia 720 menggunakannya. Yang kita ketahui panel IPS itu sendiri ramah akan konsumsi daya.
Dengan hadirnya pelindung layar Gorilla Glass 2 menjadikan ponsel ini kuat akan benturan dan goresan terhadap layar yang tidak kita sengaja. Ukuran layarnya sendiri terbilang lapang karena sudah memiliki lebar 4.3 inch dengan kerapatan ~217 ppi pixel density.
Hardware & Benchmark
Qualcomm MSM8227, Dual-core 1 GHz, Adreno 305 GPU, 512 MB RAM, 8 GB
Storage, slot microSD up to 64GB; Baterai Lithium ion 2000 mAh (BP-4G)
Non-removable
Hardware yang di usung seri Lumia 720 tidak berbeda jauh dengan Lumia 620. Namun soal performa Lumia 720 jauh lebih unggul meninggalkan saudaranya itu. Sebagai perbandingan saya sudah menguji ponsel ini dengan beberapa aplikasi benchmark. Berikut hasilnya
Terlihat digrafik tersebut selisih Nokia Lumia 720 dengan Lumia 620 berselisih tipis. Namun disini harus dilihat hasil yang lebih besar adalah Nokia Lumia 720 dengan hasil benchmark 6620 yang meninggalkan saudaranya di angka 6563.
Sistem Operasi & UI
WP8: Windows Phone Store, XBOX, Office, One Note, Music + Video, Wallet/ NOKIA: HERE Drive, HERE Maps, App Highlights, Nokia Care, Transfer My Data
Mengusung Windows Phone 8, Lumia 720 mampu tampil berani kepasaran. Nokia optimis dengan meluncurnya Windows Phone 8 besutan antara Microsoft dan Nokia akan mampu menyangi Android atau IOS. Namun faktanya market share Windows Phone hanya beberapa persen di urutan kedua dari belakang mengalahkan Blackberry.
Namun jika anda sangat fanatik atau seudah terlanjur mencintai produk dari Nokia dan Windows, tidak salah jika anda membeli ponsel ini sebagai gadget anda. Hadir dengan beberapa software default seperti XBOX, Office, One Noto, Music + Video, Nokia Wllet dan Here Maps membuat ponsel ini sedikit lebih unggal ketimbang Windows pHone besutan vendor lain yang minim akan fitur bawaan.
Kamera
6,1 MP, Carl Zeiss optic, autofocus, LED flash, Geo-tagging, video 720p
@30fps, 1/3.6” sensor size; Lenses, Smart Shoot, Nokia Glam Me;
Secondary: 1.3 MP, video 720p @30fps
Smartphone ini memiliki jeroan kamera yang ada di antara Lumia 820 dan Lumia 620.
Smartphone ini memiliki jeroan kamera yang ada di antara Lumia 820 dan Lumia 620.
6.1 MP terbilang kecil untuk sebuah Smartphone di era sekarang, namun tunggu dulu. Karena Nokia tahu betul apa yang anda mau. Dengan segudang fitur bawaah kamera Nokia Lumia 720 seperti Carl Zeiss optic, Smart shoot, Nokia Glamm Me dan lain-lain kualitas kameranya sangat bagus. Anda tidak akan dibuat kecewa disektor kamera intinya.
Dengan kamera depan beresolusi 1.3 MP cukup untuk anda yang gemar selfie, ditambah dengan kemampuan video call via Skype dengan resolusi HD 720p Rear dan Front @30fps. Dengan Nokia Glam Me kita akan mendapatkan beberapa efek menarik untuk mempercantik foto selfie mu :)

Konektivitas
HSDPA 21.1 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps, EDGE, GPRS, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual
band, WiFi Hotspot, Bluetooth v3.0 with A2DP, NFC, Micro USB, audio
jack 3.5mm
Untuk keperluan akses data dan konektivitas Nokia Lumia sudah cukup memadai untuk anda. Dengan adanya WIFI dan akses internet HSDPA 21.1 MBps dan kemampuan Wifi Hotspot ditambah NFC sudah cukup untuk anda.
Akses internet akan lebih nyaman jika anda menggunakan Wifi karena 3G di Indonesia belum cukup memadai untuk streaming video HD dan bermain game-game berat HD.
Kesimpulan
Dengan bandrol sekitar 3.2 jutaan memang sudah cukup mengingat spesifikasi dan fitur bawaan Lumia, jika anda fanatik dengan produk Nokia dan OS Windows tidak ada salahnya jiak anda membawa pulang ponsel ini.
Sekain review kali ini, jikalau ada request dan saran silahgkan layangkan dikomentar, terimakasih :)