Showing posts with label Review Android. Show all posts
Showing posts with label Review Android. Show all posts

Review Motorola Moto G, Kemampuan Melebihi Harganya

 

Era-Review  | Motorola adalah sebuah brand terkemukan di daratan Eropa, yang bermarkas di U.S.A. Seperti yang kita ketahui, belum lama ini Motorola telah diakuisisi oleh Lenovo perusahaan IT asal Tiongkok. Belum lama ini Motorola menghadirkan Moto G sebagai ponsel yang menyasar mid-end.

Seperti apa kemampuan dari Moto G ini?, langsung kita simak review berikut . . 

  • Desain

    \

      
Disisi desain merupakan awal dari keunggulan Smartphone yang lahir dari rahim Motorola, kenapa? karena disini Motorola benar-benar memperhatikan keindahan dan kesempurnaan dari setiap sudutnya. 

Dengan menghadirkan desain full touchscreen yang didominasi oleh material pelastik berkualitas, dan dibagian backcover dilapisi oleh balutan doff sehingga kesat dan nyaman saat digenggam. Mengandalkan dimensi 129.9 x 65.9 x 11.6 mm (5.11 x 2.59 x 0.46 in) dan berat 143 g menjadikan pinsel ini ringan dan tidak terlalu tebal.

Beralih kebagian posisi tombol, disebelah kanan ponsel terdapat tombol power/lock yang berdampingan dengan tombol volume yang tertata dengan rapih, sedangkan dibagian kiri ponsel tidak terdapat tombol apapun. Beralih kebagian atas ponsel bertengger port audio 3.5mm dan dibagian bawah terdapat port micro USB dan microphone.

  • Display

     

      
Moto G mampu memberikan sisi baik pada layar, ya, dengan membawa dimesi layar 720 x 1280 pixels, 4.5 inches dengan tingkat kerapatam sebesar ~326 ppi pixel density menjadikan gambar yang ditampilkan tidak terlalu buruk.

Mengusung teknologi IPS LCD capacitive touchscreen dengan kedalaman warna 16M color mampu menampilakn warna ,yang natural dan mendetail. Selain itu dilengkapi pula dengan teknologi Corning Gorilla Glass generasi ketiga dan mendukung multitouch.

  • Software & Hardware

     

Disinilah menjadi poin plus dari Moro G, karena sudah mengusung software dan hardware terbaru yang menjanjikan peforma luar biasa yang melebihi harga jualnya. Dengan dukungan software Jelly Bean versi 4.3 yang dijanjikan akan mendapatkan versi Kitkat 4.4.2 oleh Motorola.

Prosessor yang diusung oleh Moto G adalah dari Qualcomm MSM8226 Snapdragon 400 dengan clock speed Quad-core 1.2 GHz Cortex-A7 yang didukung dengan GPU terbaru oleh Adreno 305 dan RAM 1GB. Dengan dukungan Hardware segitu kita dapat memainkan semua game yang ada di Google Play dengan baik.



Untuk dukungan sensor, Motola Moto G telah menyematkan sensor Accelerometer, proximity, dan compass. Lumyana lengkap, untuk sensor Compass kita dapat gunakan untuk mencari arah mata angin, dan mencari lokasi.

Berikut hasil benchmarknya (AnTuTu & Nenamark 2.4) :


  • Multimedia

     

      
Diurusan Multimedia, Motorla Moto G mampu memainkan file video hingga resolusi FHD 1080 @30 fps dengan apliaksi pemutar video bawaannya. selain itu terdapat juga fitur umum lainnya yaitu: 
- SNS integration
- Google Drive (50 GB storage)
- Active noise cancellation with dedicated mic
- MP3/AAC+/WAV/Flac player
- MP4/H.263/H.264 player
- Organizer
- Photo viewer/editor
- Document viewer
- Google Search, Maps, Gmail
- YouTube, Google Talk, Picasa
- Voice memo/dial
- Predictive text input


  • Kamera

     

     
 
Motorola Moto G menyematkan sensor kamera sebesar 5 MP, 2592 х 1944 pixels, autofocus with LED flash dan beragam dukungan fitur lainya, seperti HDR, Geo-tagging, Face Detection dan Panorama.

Disektor perekam video, Motorola Moto G mampu meringkus gambar berkualitas HD yaitu 720p@30fps stereo sound recorder dan didukung juga dengan fitur HDR untuk menghasilkan video yang berkualitas meski minim cahaya,

  • Konektivitas

     
Urusan konektivitas, ponsel ini terbilang cukup anda, terbilang hadirnya dukungan dual-SIM GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 2G dan HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 3G yang mana Dual Sim tersebut mampu bergantian dalam penggunaan jaringan 3G.

Selain itu hadir pula dukungan GPS yang mendukung A-GPS dengan Glonass untuk akurasi yang lebih baik dalam pemetaan. Dan Bluetooth dengan versi terbaru yang terkenal akan rendah konsumsi energi, dan dukungan Wi-fi 802.11 b/g/n .

  • Kesimpulan

Hampir diseluruh sektor Motorola Moto G mampu tampil dengan baik, apalagi disektor Hardware yang mumpuni. Dengan bandrol Rp. 2.249.000 (16GB) dan RP. 1.949.000 (8GB) tentu anda tidak akan merasa kecewa dengan peforma yang ditawarkannya.

Sekian Review kali ini, jikalau ada kritik dan saran silahkan layangkan dikomentar. Terimakasih :)

 


Review HTC Desire 300, Desain manis nan tangguh

 

Era-Review  | Sebelum mengeluarkan ponsel premiumnya yaitu HTC One M8 diam-diam HTC lebih dahulu mengeluarkan ponsel mid-end nya yaitu Desire 300, Perusahaan yang berbasis di Taiwan ini memang terkenal akan desainnya yang berkualitas nan tangguh. Seperti apa kehebatan dari Desire 300?, simak reviewnya . . 


  • Desain

     

Dari sisi desain sendiri, HTC Desire 300 memberikan kenyamanan bagi pengguna berkat sentuhan fineshing doff pada back covernya, sehingga tidak mudah terjatuh dari genggaman namun tidak ramah terhadap sidik jari. Hampir seluruh bagian ponsel diselimuti oleh bahan plastik yang berkualitas.



Memiliki dimensi 131,78 x 66,23 x 10,12 mm dan bobot 120 gram cukup ringan, sehingga mampu memberikan penampilan yang baik nan premium.

  • Hardware & Software

 


Membawa sejumlah hardware yang cukup baik namun masih dalam kategori pas-pasan memang mengingat HTC hanya menanamkan Prosessor Qualcomm MSM8225 Snapdragon S4 Play dual-core 1Ghz ditambah dengan RAM 512MB dan didukung oleh GPU Adreno 203.

Jangan berharap lebih kita dapat memainkan game HD sekelas Asphalt 8 dan Real Football 2014, karena terbatasnya dukungan hardware yang dimiliki. Namun jangan khawatir karena ponsel ini sudah cukup untuk menemani kita sehari-hari.
 
Mengusung Android JellyBean 4.1.2 sangat disayangkan, mengingat Android versi L akan segera dirilis dan sudah banyak ponsel dengan Android versi Kitkat yang beredar. Sepertinya HTC harus mempertimbangkan untuk memberikan update terbaru kepada Desire 300 ini. 

Hasil Benchmark :



  • Display

     

Ponsel ini masih mengusung teknologi TFT capacitive touchscreen, 16M colors yang sudah sangat ketinggalan memingat layar IPS sudah mendominasi ponsel dewasa ini, namun dengan bentang layar seluar 4,3 inch dengan kerapatan (~217 ppi pixel density) ditambah kedalaman warna 16 juta warna mampu memberikan sedikit perbaikan,

  • Multimedia

     

     
Membawa sejumlah fitur-fitur multimedia yang umum dijumpai seperti  MP4/H.263-H.264/WMV player, MP3/eAAC+/WMA/WAV player, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Organizer, Document viewer, Photo viewer/editor, Voice memo/dial, Predictive text input.
 
Datang dengan antarmuka khas HTC, yaitu HTC Sense UI 5.0 yang membuat antarmukanya menjadi lebih mudah untuk digunakan.
 
  • Kamera

     



HTC Desire 300 dibekali dengan kamera beresolusi 5 MP with LED Flash yang dilengkapi dengan fitur Autofocus dan HTC ZOe yang membuat hasil foto tidak begitu mengecewakan. Selain itu terdapat fitur Geo-tagging dimana anda dapat menandakan foto dengan detail lokasi anda berada.

  • Konektifitas

     

     
HTC memiliki jalur konektifitas yang cukup, yaitu GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - all versions dan HSDPA 850 / 2100 - Asia yang menjanjikan kecepatan berselancar di alam maya. Selain itu terdapat fitur GPS yang mendukung A-GPS dan Bluetooth untuk transfer data.
 
Selain itu ponsel ini menggunakan micro-sim sebagai slotnya. jadi anda harus memotong Mini Sim anda sehingga berukuran Micro Sim. Dengan dukungan Wi-fi 802.11 b/g/n membuat file yang di download semakin cepat.
 
  • Kesimpulan

HTC belum lama ini mengeluarkan seri mid-end terbarunya, dengan bandrol berkisar Rp. 1.500.000 tentu kita tidak berhak untuk menuntuk banyak kepada HTC untuk memberikan performa yang maksimal. Namun anda tidak akan menyesal jika memilih ponsel ini sebagai gadget anda. :)
  
Sekian Review kali ini, jikalau ada saran dan kritik silahkan layangkan dikomentar :) . Terimakasih sobat. .
 


 

Review Motorola Moto E, Si Penerus G yang Gahar

 

Era-Review  | Motorola adalah sebuah perusahaan teknologi terkemuka di dunia yang bergerak dibidang mobile yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Namun, belum lama ini perusahaan tersebut telah secara resmi diakuisisi oleh Lenovo perusahaan mobile asal china.

Kedua negara tersebuat yang terkenal akan inovasi teknologinya telah menjadi satu, tak hayal jika produk-produk Motorola terkenal akan kualitas dan desain yang elegan. Dewasa ini Motorola merilis ponsel untuk dijadikan sebagai penerus sang suksesor Moto G dari kelas low-end yaitu Moto E.

Peningkatan tentu sudah menjadi hal wajib dimiliki oleh Moto E sebagai penerus sang kaka, seperti apakah kehebatan hardware yang dimiliki oleh Moto E?. Simak ulasan berikut :

  • Desain


    Membawa desain full-touchscreen seluas 4.3 inch dengan resolusi 540 x 960  dengan kerapatan pixel mencapai -256 pp Moto E mampu memberikan tampilan yang halus dan hidup. Untuk urusan penempatan button, disisi kanan ponsel terdapat tombol volume yang berdampingan dengan tombol lock, sedangkan disisi kiri tidak terdapat tombol apapun. Beralih ke sisi atas ponsel terdapat port audio jack 3.5mm dan dibagian bawah terdapat port microUSB dan microphone.

    Berbekal bahan plastik yang berkualitas dan bertekstur kesat membuat ponsel ini nyaman untuk digenggam dalam jangka waktu yang lama. Oh ya hampir lupa :D , untuk tombol; menu, home dan back sobat tidak akan menemukannya dibawah layar yang umumnya kita jumpai diponsel Android, Moto E meletakan tiga tombol sentuh tersebut di layar alias virtual.

  • Hardware & Software

     

    Hadir membawa sejumlah hardware dan software yang mumpuni dikelasnya, membuat ponsel ini layak untuk dimiliki. Berbekal prosessor dari Qualcomm - Dual-core 1.2 GHz Snapdragon 200 ditambah dengan RAM 1GB dan didukung oleh pengolahan grafis dari Adreno 302 membuat kinerjanya sangat lancar.

    Mengusung versi Android teranyar V4.4.2 KitKat membuat seluruh UI atau tampilannya berubah menjadi User Friendly atau mudah untuk dioperasikan, bahkan oleh pengguna awam sekalipun.

    Untuk membuktikan kinerja dari Moto E, saya menggunaka 2 aplikasi benchmark yang populer di Android yaitu AnTuTu dan NenaMark v2.4. Berikut hasil benchmarknya :



  •  Display

     

    Di sektor layar juga tidak begitu mengecewakan bahkan termasuk kadalam kategori istimewa mengingat harga yang ditawarkan tidak rasional dengan kemampuan yang ditawarkan oleh Moto E. Terbukti dengan harga 1.299 Juta di situs belanja online lazada.co.id , Moto E menghadirkan display yang cukup mumpuni yaitu 4.3 inch dengan resolusi 540 x 960  dengan kerapatan pixel mencapai -256 pp Moto E mampu memberikan tampilan yang halus dan hidup.

    Tak heran jika kita melihatnya begitu istimewa karena menggunakan chipset GPU Adreno 302 yang begitu mumpuni untuk kelas low-end. Beragam konten HD baik game maupun video dapat dimainkan dengan apik di ponsel inim tanpa perlu khawatir juga untuk menggores display Moto E karena sudah menggunakan Corning Gorilla Glass 3.
      

  •  Kamera

     

    Menggunakan sonsor kamera sebesar 5 MP, 2592 х 1944 pixels dibagian belakang tentunya dengan LED Flash dan autofokus ditambah dengan segudang fitur tambahan pada umumnya, semisal HDR, Panorama, Geo-Tagging dan masih banyak lagi.

    Namun sangat disayangkan bagi yang hobi selfie karena eh karena Moto E tidak menghadirkan kamera depan :( , namun dengan kamera belakang juga masih memungkinkan untuk berselfie ria namun harus dengan sedikit perjuangan sobat :D.

  •  Konektivitas


     

    Memiliki konektivitas yang terbilang standard bukan berarti ponsel ini tidak bisa berbuat banyak, karena anda masih bisa merasakan fitur dual-sim yang dimilikinya dengan kecepatan akses data hingga 21 Mbps Download dan 5.7 Mbps Upload. 

    Ditambah dengan hadirmya wifi 802.11 b/g/n yang mendukung hotspot hingga 5 pengguna sekaligus. Tidak ketinggalan juga Moto E menghadirkan Bluetooth dengan versi terbaru yang dipercaya hemat energi. Dan juga dukungan terhadap GPS support A-GPS Glonnas yang membuat fitur peta menjadi lebih akurat dan presisi.
     
  • Kesimpulan

    Dengan hadirnya peningkatan dan juga harga yang cukup bersahabat ini akan menjadikan Moto E sebagai pesaing yang cukup ditakuti de segmen Low-End oleh vendor smartphone lainnya. Namun pilihan kembali kepada anda lagi, jika memilihi budget terbatas dan menginginkan device android yang mumpuni, tidak ada salahnya memilih Moto E :) .

    Sekian Review kali ini, jikalau ada saran dan komentar silahkan layangkan di bawah yah :) , Terimaksih :) . . 

    Baca juga Tips Memilih SD Card Yang Berkualitas ..

    Review : Advan Vandroid S4D GAIA, Ponsel Kawula Muda Tak Perlu Mahal




     



    Era-Review | Advan sudah lama dikenal masyarakat sebagai produsen laptop atau notebook produksi lokal. Namun belum lama ini Advan mencoba peruntungan di dunia Smartphone. Sudah banyak seri yang dihadirkan oleh produsen lokal ini diantaranya Advan Vandroid S5E, S5J dan S5D yang terbilang cukup sukses dipasaran.

    Kali ini Advan menghadirkan seri terbarunya yang dikhususkan untuk kaula muda, yang penug GAIA dan aktif. Dengan mengandalkan bodynya yang slim dan kemampuan kameranya yang superior. Bagaimana peforma keseluruhan dari smartphone ini, simak langsung review nya. .

    Desain
    144.4 x 71.7 x 8.1 mm  | full touchscreen;

     

    Mengahdirkan disain yang slim dan hadir dengan beragam warna pilihan yang tentunya sangat cocok untuk kaula muda. Bahan back cover dari smartphone ini adalah plastik yang masih nyaman kala digenggam.

    Dengan ketebalan 0.7 cm mampu memikat para kaula muda yang menginginkan ponsel yang slim dan ringan. Mengusung desain full touchscreen yang dibawahnya terdapat 3 tombol senitif yaitu menu, home dan back.

    Sisi kanan diisi oleh tombolo power/lock, serta tombol volume. Sedangkan dibagian atas bertengger port audio 3.5mm dan port mini USB.

    Display
    IPS LCD Capacitive Touch Screen | 16 M Colors | 540 x 960 pixels | 4.7 inches | ~240 dpi pixel density

     

    Ditunjang dengan bentangan layar 4.7 inch dan dukungan IPS (IN-PLane-Switching) yang menyungguhkan tampilan dari berbagai sudut menjadi lebih baik, dan tentunya dengan respon sentuh yang cepat.

    Dengan menghasilkan kerapatan pixel sebesar ~240dpi pixel density membuat tampilan grafisnya sedikit smooth dan masih nyaman dilihatnya.

    Sistem Operasi & UI
    OS Android v4.2.2 (Jelly Bean)

      
    Menghadirkan OS Android yang tidak terlalu usang, menjadikan nilai tambah bagi ponsel ini. Dengan menghadirkan UI bawaan dari sistem JellyBean menjadikan UserExperience dari ponsel ini verkurang.

    Masuk ke Halaman Home Screen, kita dapat menambah hingga 5 panel yang dapat disi oleh beragan widget dan pintasan aplikasi.

    Hardware
     Prosesor Quad-core 1.2 GHz | GPU VideoCore IV HW | 512 MB RAM | Internal Storage 4GB | Baterai Li-Ion 1.500mAh | GPS| A-GPS support

     

    Menggunakan prossesor 4 inti 1.2 GHz dan ditambah dengan RAM sebesar 512 MB yang dirasa cukup untuk aktivitas sehari-hari.

    Dukungan storage sebesar 4GB dan hanya 2GB yang tersisa yang masih cukup mampu untuk mengistall beragam aplikasi dan file. Anda masih dapat menambahkan MicroSD hingga 32GB.

    Menggunakan baterai 1500 mAh yang cukup mampu bertahan selama pengoperasian normal. Untuk pengujian Hardware menggunakan 2 aplikasi benchmark menghasilkan skor
    • Antutu : 14.527
    • Quadrant : 3.302
    Internet & Konektivitas
    GSM 900/1800/1900 | HSDPA 900 / 2100; 3G | HSDPA, HSUPA, EDGE, GPRS | Dual SIM GSM-GSM | Wi-Fi 802.11 b/g/n | Wi-Fi Direct, Wi-Fi Hotspot | Bluetooth v4.0 With A2DP | MicroUSB v2.0

     

    Dengan dukungan koneksi yang terbilang cukup, rasanya sangat wajar jika ponsel ini dibandrol tidak terlalu mahal. Dengan dukungan dual sim dual stand by GSM-GSM dan dukungan WIFI termasuk WIFI hotspot.

    Membawa versi Bluetooth yang cukup baru yaitu V4.0 with A2DP dan micro USB v2.0.


    Kamera
    Kamera Primer: 8 MP | (3264 x 2448 pixels) |  LED Flash | Video Record | Kamera Sekunder: 3 MP 
     

    Mengusung segmen muda, Advan memang sangat serius dalam mengeluarkan produknya yang satu ini. Terbukti dengan disematkannya dua kamera depan dan belakang yang beresolusi masing-masing 8MP dan 3MP.

    Bagi anda yang gemar selfie tersedia juga beragam efek yang bisa diatur sendiri oleh pengguna dengan resolusi tangkapan maksimal hingga 3MP.
     

    Kesimpulan
    Hadir dengan harga yang tidak terlalu mahal rasanya pas jika kita memilih ponsel ini untuk GAIA. Namun kembali lagi kepada anda yaaa :)

    Sekian review kali ini, jikalau ada saran dan request silahkan layangkan dikomentar. Terimakasih :) 
     
     
     

    Review : Huawei Honor 3C, Quad-Core Yang Ramah di Kantong

     

    Era-Review | Sebagai produsen handphone terkemuka didunia, Huawei memang terlihat sangat agresif dalam menghadirkan seri smartphone mulai dari kelas low, mid dan hight. Sekarang saya akan membahas salah satu ponsel flagship dari Huawei bertajuk Honor 3C yang dilengkapi dengan RAM 2GB plus Prosesor Quad-Core. Bagaimana peformanya ? Simak review berikut : . .

    Desain
    Dimensi: 139.5 x 71.4 x 9.2 mm, 140 gr| full touchscreen

     

    Desain yang dibawanya cukup nyaman untuk digenggam, terlihat dari bahan plastik yang berkualitas. Dengan tebal yang hanya 9.2mm sangat pas untuk digenggam. Huawei Honor 3C memilih warna putih pada backcovernya dan warna hitam pada bagian depannya. Terlihat sangat manis sekali memang desain yang diusungnya.

    Desain backcovernya sekilas terlihat seperti unibody, namun kenyataannya tidak seperti itu. Anda dapat membuka overnya dan dapat menemukan slot sim sekaligus microSD.

    Dibagian muka terdapat sensor kamera 5MP berdampingan dengan earpeach, dibagian sisi kanan terdapat tombol lock yang berdampingan dengan tombol volume yang tersusun rapih. Beralih kebagian atas dan bawah ma;sing-masing terdapat port jack audio 3.5mm dan microUSB.

    Display
    Capacitiv touchscreen| 16m colors| 720 x 1280 pixels| 5 inci LTPS Technology|(~294 ppi pixel density)|Corning Gorilla Lens
      
     

    Mengusung teknologi sentuh kapasitif berdiagonal 5 inch 720 x 1280 pixels dengan kerapatan ~294 ppi pixel density yang dilengkapi dengan teknologi LTPS (Low-Temperature Polly Silicon Technology). Dengan semua spesifikasi display diatas kita akan mendapatkan kecerahan yang cukup dan terbilang nyaman saat digunakan dibawah terik sinar matahari.

    Warna yang dihasilkan juga terlihat sangat natural dan hidup, ketajaman warnanya pun sangat pas. Dan bagusnya meski kita melihat layarnya dari berbagai sudut, warnanya tetap terjaga tanpa adanya perubahan yang berarti.

    Sistem Operasi & Interface
    Android OS| v4.2.2 (Jelly Bean)| Emotion UI 2.0

     

    Mengusung Android  OS versi 4.2.2 JellyBean yang menjanjikan sistem yang stabil dan mendukung banayak pilihan aplikasi dan game. Dipercantik juga dengan UI yang dibawanya yaitu Emotion UI 2.0.

    UI yang dibawanya menjanjikan pengalaman yang berbeda, karena aplikasi yang telah kita download akan ditempatkan di homescreen bukan di app drawer atau menu yang sering dijumpai diponsel lain. Huawei juga mengganti secara keseluruhan tampilan apps, maupun notif panel.

    Hardware & Benchmark
    Quad-core 1.3 GHz| Mediatek MT6582 | Mali-400MP2| 2 GB RAM| 8 GB memori internal| microSD, up to 32 GB| Li-Po 2300 mAh battery

     

    Disisi inilah yang menjadi master seller bagi Huawei, yang mengandalkan RAM sebesar 2GB dan prosesor Quad-Core 1.3 GHz dan GPU Mali-400MP2. Dengan menguji ponsel ini memakai aplikasi benchmark AnTuTu mendapatkan skor sebesar 17189, tak heran jika peformanya tidak lag selama pengoperasian.

    Mengingat harganya yang tidak terlampau jauh dari kompetitornya, tidak heran jika nantinya ponsel ini akan diburu oleh para konsumen.


    Konektivitas
    GSM 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2| HSDPA| Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot| Bluetooth v4.0 with A2DP, EDR, LE| microUSB v2.0

     

    Konektivitas yang dibawa oleh ponsel ini terbilang lengkap, mulai dari koneksi HSDPA, DLNA, Wi-Fi direct, Bluetooh versi 4 dan Wi-Fi Hotspot yang sudah tersemat didalmnya.

    Apa yang dimiliki oleh Huawei Honor 3C ini sudah cukup memadai, mulai dari tersedianya koneksi dual-sim yang nyaman digunakan dan internet yang cepat, anda akan mendapatkan hal yang lebih dari ponsel ini.

    Kamera
    8 MP (3264x2448 pixels)| autofocus| LED flash| Geo-tagging| HDR| face and smile detection|  Perekam video 1080p@30fps| Kamera sekunder : 5 MP, 720p

     

    Mulai dari anda membuka aplikasi kamera, fitur-fitur yang dibawanya cukup lengkap yang terlihat. Anda dapat mengkreasikan beragam efek dan resolusi gambarnya dengan baik.

    Kamera pada Huawei Honor 3C menawaran 10 mode yang berbeda, diantaranya yaitu normal, smart, beauty, HDR, Panorama, meter, MAV, Effect, audio note, audio control. Untuk dapat mengakses fitur ini anda dapat mengklik ikon pada sisi kiri bagian bawah.

    Pada sektor perekam video kamera Huawei Honor 3C sangup meringkus objek bergerak sekelas Full HD 1080p @30fps. Selanjutnya yang menarik dari kamera Huawei Honor ini tersemat sensor kamera depan sebesar 5MP, yups. seakan tidak mau tertinggal akan tren selfie yang sedang mewabah dikalangan masyarakat dewasa ini.

    Kesimpulan
    Sangat cerdas bagi produsen ponsel negeri tirai bambu ini untuk menghadirkan ponsel yang cukup lengkap fitur-fiturnya dan sudah ditunjang oleh hardware yang mumpuni. Tidak salah jika ponsel ini dijadikan pilihan untuk lebaran nanti, bukan? :)

    Sekian review kali ini, jikalau ada request dan saran silahkan layangkan dikomentar. Terimaksih :) 
      
     
     
     

    Review : Mito Fantasy Selfie, Andalkan Kamera Putar, Peforma Pas-pasan

    Era-Review | Mito kembali menghadirkan seri smartphone berjuluk Fantasy Selfie kepasaran, dengan bandrol yang cukup terjangkau dibandingkan dengan kompetitornya sepertinya Mito ingin serius merajai pasar smartphone lokal di Indonesia. Karena belum lama juga Mito menghadirkan seri Mito Fantasy Lite dan Text. Seperti apakah kemampuan ponsel yang meniru Oppo N1 ini? kita langsung saja simak reviewnya :

    Desain
    Dimensi: (WxDxH) : 141 x 67.5 x 9.5 mm

     

    Melihat ponsel ini tentu mengingatkan kita akan smartphone besutan Oppo yaitu N1, kenapa? karena Mito menerapkan konsep desain kamera yang dapat diputar hingga 200 derajat. Dengan dimensi yang tidak terlalu besar namun tidak terlalu kecil juga yang nyaman digenggam.

    Kualitas plastik yang dibawa oleh ponsel ini udah sekali meninggalkan bekas sidik jari kala digenggam, namun masih terlihat seperti ponsel flagship. Ruas kanan terdapat tombol volume yang berdampingan dengan tombol power/lock, sedangkan dibagian bawah bertengger port microUSB dan audio jack.

    Display
    4.5" FWVGA (480 x 854 piksel) IPS LCD (~218 ppi pixel density); OS: Android 4.2.2 Jelly Bean: 5 Homescreen, Grid Horisontal, Kategori Menu: Apps dan Widget.

     

    Layar yang diusung oleh Mito Fantasy Selfie ini berjenis LCD IPS Kapasitif touchscreen yang berukiran 4.5 inch FWVGA yang mampu menyajikan warna tetap optimal meski dilihat dari berbagai sudut. Dengan kerapat pixel sebesar ~218 ppi layar pinsel ini masih blur untuk pemakaian dibawah sinar matahari, meski sudah tersemat sensor auto brightness.

    Hardware
    Prosesor: 1.3GHz Dual Processor MTK6572;,RAM 1GB; GPU:Mali 400-MP; Internal Storage: 1.27GB Micro SD Card Up To 32GB (bonus microSD 8GB dalam paket penjualan). Baterai: Li-Ion 1500mAh

     

    Hardware yang diusungnya pun terbilang memaksakan, namun dengan berbekal prosesor MTK6572 Dual-Core ditambah RAM 1GB dan GPU Mali400MP setidaknya pengguna tidak dibuat kesal dengan nantinya peforma yang menjadi lambat.

    Dengan memory internal sebesar 1.27GB dirasa kurang untuk menyimpan beragam aplikasi dan game, namun anda masih bisa menambahkan memory MicroSD sebesar 32GB. Dan untungnya Mito sudah menyiapkan MicroSD sebesar 8GB di pakat penjualannya.\

    Sistem Operasi & UI
    OS: Android 4.2.2 Jelly Bean: 5 Homescreen, Grid Horisontal, Kategori Menu: Apps dan Widget.

     

    Mito Fantasy Selfie membekali sistem operasi Android dengan versi 4.2.2 JellyBean yang mendapatkan sentuhan modifikasi pada ikon dan widgetnya, sehingga pengguna dapat menikmati sedikit perbedaan User Experiencenya.

    Anda juga dapat menambahkan hingga lima buah panel homescreen yang dapat diisi oleh beragam wigdet dan shortcut aplikasi. Agar tampil lebih berani, Mito menyemat;kan aplikasi bawaan yaitu Babe, Neo Appas, Baidu Browser, DU Speed Booster dan NQ Mobile Security.

    Konektivitas
    Dual GSM 900 / 1800 MHz, WCDMA HSDPA 2100 MHz

     

    Dengan dukungan koneksi yang pas-pasan, ponsel ini mampun tampil berani dengan fitur dual-simnya yang sudah jamak dijumpai di ponsel-ponsel lokal, namun ada sedikit perbedaan yaitu koneksi 3Gnya dapat berjalan bergantian di kedua sim tersebut.

    Koneksi yang lain sudah umum yaitu dukungan wifi yang sekaligus dapat dijadikan hotspot hingga lima pengguna sekaligus, dan dukungan bluetooth.

    Kamera & Video

    Belakang: 8Megapiksel; Video: 480p 

     

    Disinilah kemampuan utama dari ponsel ini, yaitu kameranya dapat diputar hingga 200 derajat sama persis seperti milik Oppi N1, anda akan mendapatkan hasil kamera yang setara dengan kamera belakang yaitu 8MP sangat maksimal dan efisien memang. 

    Namun kelemahan sekaligus perbedaan dari Mito Fantasy Selfie dengan Oppo N1 adalah kualitas kamera putarnya yang sangat rentan tergadat gangguna, tidak jarang kameranya tidak dapat berfungsi mungkin karena fleksibel konektornya yang lemah.

    Kesimpulan
    Dengan bandrol satu jutaan memang ada nilai lebihnya bagi yang hobi selfie, namun mengingat kualitas dari komponen kamera putarnya seharusnya konsumen harus berfikir dua kali untuk membawa pulang ponsel ini.
    Sekian review kali ini, jikalau ada saran dan request silakan layangkan dikomentar. Terimaksih :)